TAKENGON, KABARGAYO | Seniman Gayo secara umum saat ini bisa berbangga dengan difungsikannya Taman Budaya Negeri Gayo yang bertempat di Jalan Yos Sudarso, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Seperti yang terlihat beberapa hari belakangan, para seniman memanfaatkan halaman luas di depan gedung untuk unjuk kreasi dan karya.
Penampilan bak kota-kota besar seperti layaknya di Taman Ismail Marzuki Jakarta. Ada seniman meneriakkan lantang syair dan lantunan vokal yang mengalun.
Huriah, pengelola Taman Budaya Negeri Gayo, menyampaikan ruang ekspresi bagi seniman ini telah lama dinanti. Gayo wilayah pedalaman yang mempunyai segudang seniman dan budayawan, kini tak lagi perlu mencari ruang, taman budaya mampu menyalurkan setiap ide dan karya yang dimiliki seniman perorangan, sanggar, serta kelompok.
“Ini kita jadikan sebagai tempat penyampaian aspirasi dari seniman dan budayawan Gayo. Kita akan benahi terus ruang dalam gedung serta lainnya agar terlihat lebih terbuka dan berfungsi dengan baik,” ucap Huriyah Yusran Kepala UPTD Taman Budaya Negeri Gayo, Selasa (14/10/2026) sambil mengatakan mulai mengeliatnya Taman Budaya Negeri Gayo ini juga inisiatif dari Bupati Haili Yoga.
Selanjutnya, sebut Huriah, Taman Budaya Negeri Gayo akan dijadikan lokasi kegiatan untuk menjaga keberlangsungan seni dan budaya daerah.
Melalui event yang digelar secara rutin, para seniman diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk berinteraksi dengan ruang taman budaya dengan menghadirkan karya-karya baru.
“Tampil, berinteraksi, dan memperkenalkan kekayaan budaya Gayo kepada masyarakat secara luas,” ujar Huriah lagi.
“Harapan kita, Taman Budaya Negeri Gayo ini bisa semakin aktif dengan berbagai kegiatan dan event. Kita ingin memberikan ruang bagi para pelaku seni untuk tampil, menunjukkan kreativitas, serta memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat. Ayo seniman dan budayawan Gayo kita memanfaatkan ruang seni ini, agar apa yang menjadi cita-cita leluhur Gayo yang kuat akan nilai seni tetap terjaga dengan baik,” tutupnya.
Penulis, JURNALISA