160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Penjaga Kebersihan Lapangan Musara Alun Kang Maman Kiranya Mendapat “Nominasi” Malam Penerima “Anugrah” Piagam Bupati Haili Yoga Sebagai Penjaga Kebersihan

TAKENGON, KABARGAYO | Namanya Kang Maman. Sosok penjaga Lapangan Musara Alun dari kotoran atau sampah yang ditinggalkan manusia.

Bila anda ingin melihatnya dan berbincang-bincang datanglah pagi hari  sekitar pukul 7.10 Wib. Pada waktu itu Kang Maman dengan berbekal alat pengutip sampah yang dibuatnya sendiri ditangan sebelah kanan bergerak kesetiap sisi lapangan dengan membawa tong sampah.

Dia tidak banyak bicara, sesekali dari mulutnya mengeluarkan siulan sekedar menghibur suasana yang teduh lapangan Musara Alun.

Dirinya Kang Maman tampak tidak pernah mengeluh atau menghardik pengunjung saat terlihat sesuka hati dan sembarangan membuang sampah. Paling Kang Maman uang sudah mendapatkan fasilitas rumah dari pemerintah hanya bisa geleng-gelang kepala.

“Susah diberitahu, nanti juga dia sadar sendiri akan kebersihan,” kata Kang Maman uang sering berdialog sambil berlalu dengan penulis dilapangan hampir setiap hari, 5 Agustus 2026.

Kang Maman pernah tidak habis pikir dan mengatakan, “bagusnya tempat sampah digantung dileher masing-masing pengunjung Musara Alun, agar tidak membuang sembarangan,” celetuk Kang Maman dengan senyum khasnya.

Satu hari Kang Maman berjumpa dengan orang nomor satu didaerah ini (Bupati Haili Yoga-red). Saat itu Kang Maman tidak tau kalau yang hadir dilapangan seorang Bupati. Kang Maman sibuk dengan tugasnya sendiri.

Sehingga berselang waktu Bupati Haili Yoga menaggilnya. “Bang Sini bang,” panggil Bupati Haili Yoga sambil mengerakan tangan. Dengan sikap sopan Kang Maman mendekat dan menyalami.

Hingga Kang Maman baru tahu kalau Bupati memang sering kelihatan dilapangan selain berolahraga (Joging) juga memerhatikan kebersihan lapangan.

Percakapan keduanya antara Bupati Haili Yoga dan Kang Maman sebagai petugas kebersihan tidak berlangsung lama. “Masih kerja Pak, ijin saya pamit,” kata Kang Maman dengan santun sambil berlalu.

Pekerjaan Kang Maman terlihat gampang namun tidak pernah “selesai”. Setiap harinya tetap saja ada warga atau masyarakat yang hadir kelapangan Musara Alun “membawa” sampah pribadi.

Perpisahan antara Bupati Haili Yoga dan Kang Maman pun menghasilkan salam hangat keduanya yang pertemu disela kesibukan masing-masing peran.

Kiranya dihari (malam anugrah) Hut Republik Indonesia Ke-81 nanti, nama Kang Maman masuk salah satu nominasi penerima piagam dari Bupati Haili Yoga. Semoga!…

Penulis, JURNALISA

iklan