BANDA ACEH, KABARGAYO | Maraknya peredaran narkoba saat ini membuat kegelisahan sendiri bagi dunia pendidikan Aceh, khususnya. Narkoba yang memiliki dampak sangat merugikan bagi pelajar dimasa depan.
Lain itu, barang haram ini secara langsung dapat membunuh sipemakai dengan cara berlahan.
Plt Kadis Pendidikan Aceh, Murthalamuddin meminta orang tua dan guru untuk selalu mengingatkan dan mengontrol pergaulan anak.
Murthalamuddin menyampaikan untuk pelajar diseluruh Aceh untuk dan jangan mendekati atau mencoba barang haram itu.
“Harapan bagi pelajar di Aceh jangan pernah mendekati atau mencoba yang bisa merusak fisik dan mental pemakai. Bayangkan bisa merusak fungsi otak dan jantung,” ungkap Murthala, 22 November 2025.
Semoga pelajar di Aceh terjaga, jika ada segera lakukan pendekatan secara emosional dan lakukan penanganan khusus, “Kalau bisa rehap terhadap pelajar itu sendiri,” ungkap Plt Kadis Pendidikan Aceh.
Lain itu, jika ada pasti prestasinya turun hingga putus sekolah. “Nah, hal ini tidak bisa terjadi dan sejak dini harus cepat di deteksi orang tua, guru serta masyarakat lingkungan sekitar. Penangananya harus cepat sebelum terlambat,” harap Murthala lagi.
Murthala mengajak seluruh pelajar di Aceh, untuk menjalani hidup sehat dengan rajin belajar dan berolahraga. Karena kedepan persaingan dunia pendidikan semakin berat. Apalagi persaingan memperoleh pekerjaan.
“Jika gerarasi tidak kita persiapkan secara matang dari sekarang, kita akan tertatih-tatih menghadapi dunia global kedepanya,” lanjut Murthala lagi sambil mengajak jadilah generasi sehat tanpa narkoba.
Murthala juga akan mengerakan pelajar di Aceh membuat konten tentang bahaya narkoba dikalangan anak muda. Dengan ajakan menjauhi barang haram tersebut.
“Dalam waktu dekat kita akan mengerakan pelajar agar membuat konten anti narkoba dikalangan pelajar dan masyarakat umum,” tutup Kadis Pendidikan Aceh, Murthalamuddin.
Penulis, JURNALISA