TAKENGON, KABARGAYO | Bupati Aceh Tengah, Drs. Haili Yoga, M.Si hadir sebagai pembina upacara sekaligus secara resmi membuka Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Negeri 1, 6 April 2026.
Bupati Haili Yoga menyampaikan pentingnya keseimbangan antara pendidikan kejuruan dan nilai-nilai keagamaan bagi para siswa. Ia mengapresiasi delapan siswa-siswi telah khatam Al-Qur’an, namun juga mengingatkan bahwa masih ada siswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.
“Ini terus mengamalkan jangan lalai tidak membaca Al-Quran, Aceh tengah terlalu indah, bencana yang di berikan karena kita masih enggan membaca Al-Quran. Jangan hanya sekdedar kita takutkan masih ada anak-anak kita yang belum bisa membaca Al-Quran,” ucap Bupati.
“Jangan sampai kita abai, masih ada anak-anak kita yang belum bisa membaca Al-Qur’an. Ke depan, kami akan turun bersama Kemenag dan MPU untuk memastikan pembinaan ini berjalan,” sambungnya.
Bupati juga menyinggung bahwa keberkahan suatu daerah tidak terlepas dari kedekatan masyarakatnya dengan nilai-nilai agama. Ia mengajak seluruh pihak, khususnya dewan guru, untuk menambah kegiatan ekstrakurikuler yang berfokus pada pembinaan spiritual keagamaan.
Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Takengon, Hajarussalam mengatakan kegiatan ini menjaring keahlian dari anak didik yang telah ditempa dalam lingkup pendidikan SMK Aceh Tengah.
“Semoga kedepan akan ada ahli-ahli dari berbagai bidang anak-anak kita dan bisa bersaing dengan pelajar lainya dari seluruh Aceh,” ujar Hajarussalam.
Ini dilakukan agar anak-anak didik kita nanyi setelah selesaimenimba ilmu disin, hataoanya bisa bersaing ditempat dirinya menimba ilmu lanjutan.
Selanjutnya ujar Hajarussalam, kegiatan merupakan salah satu syarat bagi siswa untuk lulus, selain ujian Akhir sekolah.
Disini siswa langsung diuji oleh tenaga profesional dari dunia usaha dan industri.
“Kita harapkan kegiatan ini dapat mengukur kompetensi siswa dibidang keahliannya masing-masing sehingga mereka lebih percaya diri,” tutup Hajarussalam.
Penulis, JURNALISA