TAKENGON, KABARGAYO | Polemik pemberian penghargaan terhadap lembaga vertikal tampaknya akan berbuntut panjang. Tapi banyak kalangan menilai pemberian penghargaan bagi lembaga kepolisian Polres Aceh Tengah, Polres Lhokseumawe, Kompi 114 Bener Meriah serta Kodim 0106, tidak wajar dan belum saatnya.
Dan kabarnya Kodim 0106 belum menerima dan sampai saat ini penghargaan masih “disemayamkan” di Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah.
Lain itu, tampaknya lembaga perwakilan rakyat daerah dingin ini belum sejalan dalam mengambil keputusan, sebagai keputusan bersama. Salah satu Fraksi Keramat Mupakat menolak pemberian penghargaan terhadap lembaga vertikal.
Alasan penolakan karena tidak pernah di diskusikan terlebih dahulu. “Kami tidak pernah diajak membahas pemberian penghargaan itu,” ucap Khairul Ahadian kepada Media.
Dan fraksi keramat mupakat juga berharap unsur pimpinan cukup memberikan apresiasi melalui media bukan memberikan plakat.
Nah, sampai saat ini menurut Hamdan wakil Ketua DPRK setempat usulan pemberian penghargaan itu sudah dibicarakan didalam rapat, saat pembentukan pansus unjuk Rumah Sakit Datu Beru Takengon.
“Ya kita usulan saat itu dan yang hadir ada 24 atau 26 orang, quota terpenuhi dan anggota fraksi Keramat Mupakat hadir,” ucap Hamdan kata Hamdan yang awal menginisiasi dan di aminkan oleh Sekwan Buhari.
Di lain sisi, Ketua DPRK Fitriana Mugie juga awalnya terkejut ada pemberian penghargaan. “Saya tau tapi tidak lebih dalam mengetahui ada pemberian plakat. Saya pikir datang mengucapkan publikasi media, hanya itu,” ucap Fitriana Mugie melalui Whatshapp, 30 January 2026.
Senada dengan Fitriana Mugie, Wakil ketua DPRK Susilawati juga telah menginformasikan kepada Sekwan Buhari. Menurut Susilawati harusnya Sekwan juga memberitahukan kepada (tiga) unsur pimpinan terkait pemberian penghargaan itu.
“Ini kami tau ada plakat saat sampai dilokasi,” ujar Susilawati yang juga telah menegur Sekwan Buhari.
Warga yang namanya enggan ditulis mengatakan, harusnya lembaga DPRK sensitif dalam situasi bencana ini. Banyak lembaga dan elemen masyarakat yang turut membantu korban yang terkena bencana.
“Waktu dan sitausi saat ini belum tepat. Dan lembaga vertikal itu tidak berhak menerima plakat penghargaan, cukup diapresiasi saja, masih banyak elemen sipil yang berhak,” ucapnya, 31 January 2026.
Selanjutnya kritik pedas juga disampaikan Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiah dan Keguruan IAIN, Al Ghifari Fandra. Menurut pemuda ini pemberian penghargaan itu tidak profosional dan blunder.
Masih banyak elemen sipil dan relawan yang berhak menerima penghargaan atas kegiatan kemanusian yang dilakukan saat bencana alam kemarin.
Tampaknya anggota parlemen didaerah kita perlu dipeusejuk sekali lagi, agar kekompakan, dan sebagai lembaga pengawasan agar lebih solid dalam mengambil keputusan bersama. Layaknya paduan suara tak ada yang lebih tinggi vokal hingga bisa nyaman di dengar.
Penulis, JURNALISA